Diberdayakan oleh Blogger.

Lalat Yang Masuk Neraka

Jumat, 30 Desember 2016


Mungkin kita sudah sering membahas tentang hewan yang masuk surga, tapi kali ini kita akan bahas tentang hewan yang masuk neraka...

Ya, ada hewan yang masuk neraka yaitu lalat. Bahkan tidak hanya seekor, tapi seluruh lalat di dunia ini akan masuk neraka

Lalu apa salah lalat sehingga masuk neraka.....?

Ambisi Umar bin Abdul Aziz: “Hari Esok Lebih Baik dari Hari Ini”

Senin, 13 Juni 2016

 http://cyberdakwah.com/wp-content/uploads/2015/11/Meneladani-Kepemimpinan-Khalifah-Umar-Bin-Abdul-Aziz.jpg
Raja’ bin Hayat (seorang menteri Umar bin Abdul Aziz yang ikhlas) bercerita, “Saya pernah bersama Umar bin Abdul Aziz ketika beliau menjadi penguasa Madinah. Beliau mengutus saya untuk membelikan pakaian untuknya. Lantas saya membelikan pakaian untuknya seharga lima ratus dirham. Ketika beliau melihatnya, lantas beliau berkomentar, ‘Ini bagus, tapi sayang harganya murah.’

Dan ketika beliau telah menjadi khalifah, beliau pernah mengutusku untuk membelikan pakaian untuknya. Lalu saya membelikan pakaian untuknya seharga lima dirham. Ketika beliau melihat pakaian tersebut, beliau berkomentar. ‘Ini bagus, hanya saja mahal harganya.”

Kisah Bilal bin Rabah

http://sangpena.com/wp-content/uploads/2015/05/Bilal-Bin-Rabah-Simbol-Kesetaraan-Sosial-Islam.jpg 


Pertama kali yang terbesit di benak penulis ketika hendak mengisahkan tentang muadzin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Bilal bin Rabah radhiallahu ‘anhu, adalah sejak 15 abad yang lalu Islam telah menyerukan persamaan harkat dan derajat manusia, apapun ras dan suku bangsanya, apapun warna kulitnya, dan apapun status sosialnya, yang membedakan mereka hanyalah ketakwaan kepada Allah.

Sedangkan orang-orang Barat di abad 18 (3 abad yang lalu), masih berpikir bahwa orang kulit hitam adalah hewan bukan manusia. Mereka memperlakukan orang-orang kulit hitam dengan kejam, lebih kejam dari hewan, tidak ada hak bagi orang-orang kulit hitam, membunuh dan menyiksa mereka bukanlah dosa dan dianggap perbuatan biasa.

Kisah Uwais al Qarni




Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita mengenai Uwais al-Qarni tanpa pernah melihatnya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia seorang penduduk Yaman, daerah Qarn, dan dari kabilah Murad. Ayahnya telah meninggal. Dia hidup bersama ibunya dan dia berbakti kepadanya. Dia pernah terkena penyakit kusta. Dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia diberi kesembuhan, tetapi masih ada bekas sebesar dirham di kedua lengannya. Sungguh, dia adalah pemimpin para tabi’in.”

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, “Jika kamu bisa meminta kepadanya untuk memohonkan ampun (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) untukmu, maka lakukanlah!”

Fisabilillah Production Buat Mini Series Ramadan

Poster Mini Series Kontrakan Ramadan, karya Fisabilillah Production

Untuk turut menyebarkan kebaikan, sekumpulan anak muda Kota Medan yang tergabung dalam Fisabilillah Production membuat mini series selama Bulan Ramadan. Dengan mengangkat judul Kontrakan Ramadan, mini series ini akan tayang setiap minggunya.

“Kontrakan Ramadan berkisah tentang sebuah kontrakan yang tenang dan damai ditempati oleh 3 orang pemuda yang bersahabat baik, Willy, Levi dan Ruchi. Mereka adalah mahasiswa tingkat akhir yang sedang sibuk dengan skripsi. Keadaan berjalan normal, sampai pada satu hari sebelum memasuki bulan puasa mereka kedatangan 2 wanita penghuni baru di kontrakan pak Ramadhan,” jelas Fajruchi K Ardhy selaku Director Fisabilillah.

4 amalan melancarkan rezeki

Jumat, 03 Juni 2016


 

Tulisan Populer