Header Ads

Anak Adalah Aset Yang Harus Dijaga


Kepala Kemenag Kota Medan Iwan Zulhami mewisuda 3.000 santri/santriwati Taman Kanak-kanak Alquran (TKQ) dan Taman Pendidikan Alquran (TKPQ) di Auditorium Sumatera Utara


Kepala Kemenag Kota Medan Iwan Zulhami S.H M.AP menegaskan jika anak adalah aset yang harus dijaga dan dididik sebaik baiknya. Sehingga kelak mereka bisa menjadi generasi yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama.

Demikian disampaikan Iwan didampingi Kasi Pakis DR Kasman M.A, Penjab TKQ-TPQ H.M Rinaldi S.HI dan Sekretaris panitia  dalam wisuda santri Taman Kanak Kanak Alquran (TKQ) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) sekota Medan Angkatan VIII tahun 2016 di Auditorium Universitas Sumatera utara, Rabu (18/5).

Menurut Iwan, pada masa sekarang kekerasan terhadap anak sangat meningkat jumlahnya, selain itu ada upaya dari bangsa asing untuk merusak generasi bangsa sejak usia belia.  “Mulai dari Taman Kanak-kanak dan SD mereka sudah diracuni. Bahkan ada ditemukan narkoba yang dimasukkan ke dalam permen. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dan jagalah dengan sebaik-baiknya anak-anak kita ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, untuk menjaga anak sebagai aset tersebut, sudah sangat tepat bila mulai dari Taman Kanak Kanak mereka diasuh dan dibimbing untuk memperjari agama, terutama dengan pendidikan Alquran.

Iwan merasa haru dan mengucapkan selamat kepada para orang tua dan guru yang berhasil mendidik anak-anaknya menjadi generasi yang qurani dan kelak diharapkan menjadi anak yang berguna di masa mendatang.

“Pada masa sekarang banyak anak ketika orangtuanya sudah tiada mereka tidak bisa berbuat apa apa, tidak bisa membaca Alquran apalagi mengirimkan doa untuk orangtuanya yang telah meninggal. Sehingga dengan memasukkan mereka ke TKQ dan TPQ dapat meminimalisir kejadian tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Zulkarnaen selaku ketua panitia menyebutkan kalau jumlah santri-santriwati yang diwisuda berjumlah 3 ribu orang dari berbagai TKQ dan TPQ se kota Kota Medan.

“Kita patut bangga dan bersyukur karena anak-anak kita yang masih muda belia dapat dibimbing dan dididik untuk bisa membaca Alquran, ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Kita bangga karena generasi muda kita bisa didik untuk gemar membaca Alquran dan cinta Alquran serta berbakti kepada orang tua,” tutupnya (Ms).




Tidak ada komentar